Home Page
P r o d u c t s
Energy Saver
Rowset
Stabilizer
DVR Card
Mini PABX
Car Booster
Rat Repeller
TV Protector
USB NetLink
Accu Charger
LCD Receiver
AV Distributor
Video Sender
Digicam 5-in-1
Mosquito Killer
Car MP3 Player
Impulse Sealer
DC Car Adaptor
LED HeadLamp
FlashLight Stun
Car Refrigerator
Wireless Switch
CCTV Equipment
Portable LCD TV
DC to AC Inverter
Shake FlashLight
Digital Photobank
Wireless Spy Cam
Remote Expander
Wireless Intercom
CardBus TV Tuner
External TV Tuner
Butterfly Massager
Digital MP3 Player
Ultrasonic Cleaner
Ionic Air Freshener
PC to TV Converter
TV Booster+Splitter
Telephone Keylock
USB to IDE External
Digital Photo Frame
Remote AV Selector
Wireless Headphone
< < O t h e r s > >
O r d e r i n g
MEGATRON ELECTRIC
Jl.Pluit Permai II/2
Belakang MEGA MALL
Jakarta - Utara
Call Center :
* (021) - 700-34-604
* (021) - 9339-69-09
* (021) - 30-630-735
HP/SMS : 0812-9454-851
Info/Order: Shiunx@yahoo.com
CCTV CAMERA
________________________________________
CMOS MINI CAMERA (Color & Sound)
CRT Resolution : 380 TVL
Power Supply : Adaptor DC 12V
Harga : Rp 180.000,- / Unit
( Sudah termasuk adaptor )
u/ Wireless Mini Camera : Harga : Rp 425.000,- / Unit ( Termasuk Receiver )
________________________________________
CMOS INFRARED CAMERA ( Color & Sound )
Kamera ini masih dapat menangkap gambar dalam keadaan gelap, tanpa cahaya sekalipun.
Harga : Rp 325.000,- / Unit
( Sudah termasuk adaptor )
u/ Wireless Infrared Camera : Harga : Rp 650.000,- / Unit ( Termasuk Receiver )
________________________________________
CCD SQUARE CAMERA
Kamera ini menghasilkan gambar yang lebih terang dan jernih.
Spesifikasi :
Pixels: PAL: 512(H) × 582(V)
Minimum illumination: 2.0Lux/F1.2
White balance Auto
Dimensi : 60 × 52 ×135 mm
Harga CCD Square Camera :
Non-Infrared : Rp 600.000,-/ unit | With-Infrared : Rp 750.000,-/ unit
________________________________________
CCD Infrared Dome Camera
Jenis kamera ini untuk dipasangkan pada langit-langit di dalam ruangan.
Menggunakan lensa ccd dan dilengkapi IR.
CRT Resolution : 420 TVL
Harga : Rp 600.000,- / Unit
( Sudah termasuk adaptor )
________________________________________
CCD Smoke Detector Camera
Kamera ini tersamar dalam bentuk smoke detector yang dipasangkan pada langit-langit di dalam ruangan. Sehingga tidak kentara sebagai sebuah kamera pengintai.
Kamera ini menggunakan lensa ccd, yang menghasilkan gambar yang jernih.
CRT Resolution : 420 TVL
Harga : Rp 750.000,- / Unit ( Sudah termasuk adaptor )
________________________________________
CCD Fire Sprinkle Camera
Kamera ini tersamar dalam bentuk fire sprinkle yang dipasangkan pada langit-langit di dalam ruangan. Sehingga tidak kentara sebagai sebuah kamera pengintai.
Kamera ini menggunakan lensa pinhole ccd 3.8mm/F2.0 , yang menghasilkan gambar lebih jernih dan pandangan yang lebih lebar.
CRT Resolution : 420 TVL
Harga : Rp 850.000,- / Unit ( Sudah termasuk adaptor )
________________________________________
Remote Control Dome Camera
Kamera ini untuk dipasangkan pada langit- langit di dalam ruangan. Dilengkapi dengan remote control untuk menggerakkan kamera secara horizontal dan vertical.
Kamera ini menggunakan lensa CCD 1/3" Sony.
CRT Resolution : 480 TVL
Sudut gerak kamera : 0-360 derajad vertikal dan 0-90 derajad horisontal.
Jarak jangkauan remote : 50-100 meter.
Harga : Rp 1.500.000,- / Unit ( Sudah termasuk adaptor )
________________________________________
220X Power Zoom CCD Camera
Kamera ini memiliki kemampuan zoom sampai 220x. (22x Optical Zoom & 10x Digital Zoom).
Lensa CCD 1/4" SONY Super High Resolution.
Kamera ini dilengkapi dengan controller, untuk mengatur zoom, focus & iris. Antara kamera dan controller dihubungkan menggunakan kabel. (bisa menggunakan kabel telpon yg isi-4 jalur)
Jarak jangkauan remote : 50-100 meter.
Harga : Rp 1.900.000,- / Unit
( Sudah termasuk adaptor & controller-nya )
________________________________________
CCTV Cables Set
Kabel CCTV ini terdiri 3 jalur, yaitu :
1 jalur video, 1 jalur audio, dan 1 jalur untuk
adaptor.
10 meter : Rp 35.000,-
15 meter : Rp 45.000,-
20 meter : Rp 55.000,-
30 meter : Rp 75.000,-
50 meter : Rp 125.000,-
Kabel Coaxial RG-6 untuk kualitas gambar
yang lebih bagus. (tahan interferensi)
Kabel ini bisa digunakan untuk pemasangan
CCTV yang jaraknya cukup jauh.
Tersedia dalam 2 macam ukuran panjang :
- Coaxial Cable 100 meter
Harga : Rp 350.000,-/ roll
- Coaxial Cable 300 meter
Harga : Rp 900.000,-/ roll
________________________________________
QUAD PROCESSOR
Quad Processor adalah Alat untuk membagi layar menjadi 4 bagian, sehingga memudahkan Anda untuk mengawasi masing-masing kamera CCTV.
Alat ini memiliki 4 line input video (kamera),
serta 2 line output video (untuk ke TV atau Video Recorder).
Alat ini juga memiliki fasilitas zoom dan freeze (menghentikan gerak seperti halnya fungsi pause pada VCD/DVD).
Masing-masing kamera juga bisa diberikan nama hingga 7 karakter. Tanggal dan jam juga ditayangkan pada layar. Tentunya tanggal dan jam ini sangat penting untuk keperluan merekam. Untuk merekam keluaran dari alat ini bisa menggunakan USB TV Tuner UTV330.
Harga : Rp 700.000,- / Unit
Pembagi layar menjadi 8 : Harga : Rp 800.000,-/ unit
Pembagi layar menjadi 9 : Harga : Rp 950.000,-/ unit
________________________________________
Rotator CCTV Camera (+ Controller)
Rotator ini berguna untuk menggerakkan CCTV camera memutar ke kiri dan kanan secara otomatis ataupun manual yang dapat dikendalikan melalui controller-nya. Sudut putarannya dapat diatur sesuai dengan kebutuhan.
Rotator ini dapat digunakan untuk berbagai macam tipe camera CCTV. (bobot berat camera maksimal 5 kg).
Dimensi Rotator: T : 115mm, D : 120mm.
Berat : 0.8 kg.
Rotator ini disambungkan dengan controller, sehingga dapat dikendalikan gerakan putarannya secara manual ataupun otomatis.
Harga : Rp 300.000,- / Unit
________________________________________
Rotator CCTV Camera (Tanpa Controller)
Rotator ini berguna untuk menggerakkan CCTV camera memutar ke kiri dan kanan secara otomatis (tidak menggunakan controller).Rotator ini hanya dapat digunakan untuk tipe camera CCTV yang kecil, seperti CMOS Mini Camera / CMOS Infrared Camera.
Dimensi Rotator: T : 70mm, D : 85mm.
Harga : Rp 230.000,- / Unit
________________________________________
Outdoor Housing (Casing Pelindung Camera)
Outdoor Housing ini digunakan untuk melindungi camera yang dipasang di luar ruangan, agar terlindung dari panas dan hujan. Housing ini cocok digunakan untuk camera jenis CCD Square atau Power Zoom Camera diatas.
Harga : Rp 300.000,- / Unit
( Sudah termasuk bracket )
________________________________________
Peralatan untuk merekam kamera CCTV :
- Standalone DVR
- DVR Card
- USB DVR
Untuk Professional CCTV System, yang dapat memantau kamera CCTV Anda dari
Jarak Jauh melalui line telpon atau internet. klik disini !
Kembali ke Halaman Utama
Related Products :
- Wireless Spy Camera
- Portable Wireless Camera Recorder
- Grand IP Camera
- Pan/Tilt IP Camera
- Grand WiFi Camera
@2000 -2003, Shiunx & Surya Digital Workshop
Created and updated March 2003
Free Hit Counter
13 Desember 2008
Cara mengisi tinta/toner printer Hp1020
Cara mengisi tinta/toner printer Hp1020
Berdasarkan pengalaman saya, cara pengisian toner tidak melalui lubang yg kita buat, melainkan dengan membuka drum film. Caranya buka sekrup yg ada di samping kiri & kanan, drum film sudah longgar. Cabut drum perlahan-lahan (jangan sampai cacat ) dengan mencongkel salah satu sisi cartridge yang longgar ( jangan sampai patah ).
Setelah drum film dilepas dari cartridge akan terlihat deploping/magnet rol yg berwarna hitam ( tempat toner ), Lalu putar gear cartridge ( hati-hati jangan salah arah. jika salah toner akan keluar dari magnet rollnya. apabila itu sempat terjadi maka putarlah gear tadi ke arah yang berlawanan )
Bila putaran gear sudah betul, masukan toner sedikit demi sedikit sambil memutar gearnya. Memang agak sedikit repot dan kotor, tetapi cara inilah yang saya anggap sangat memuaskan. Untuk memasukan toner ke magnet roll gunakan kertas sebagai sendoknya. Biasanya 1 cartridge bisa di isi lebih kurang 200 gr maksimal
Setelah selesai di isi jangan langsung di pasang dulu drumnya, bersihkan dahulu karet / blit pembersih drum film. Letaknya dibagian atas magnet roll. setelah itu beri sedikit bedak bayi di sekitar karet /blit agar tidak kesat. apabila karet/blit kesat dapat merusak drum film.
Sesudah karet/blit di bersihkan, pasang kembali drum filmnya dengan hati-hati. Oke dehh….
Selamat mencoba. Mohon Kritik dan Sarannya !
Sebagai tambahan :
Ciri-ciri Drum rusak :
Tulisan menjadi blur, bisa semuanya bisa sebagian atau tulisan tidak ngblok tidak jelas.
Bisa juga bergaris umumnya bergaris vertikal atau horizontal
Ciri-ciri karet blit/karet pembersih Rusak :
Hasil Print dikertas akan nampak bergaris lurus horizontal.
Untuk lebih pastinya buka Drumnya lalu raba karet blitnya jika ada yg terasa kasar, itu bearti karet blitnya sudah ada yg luka / rusak
Berdasarkan pengalaman saya, cara pengisian toner tidak melalui lubang yg kita buat, melainkan dengan membuka drum film. Caranya buka sekrup yg ada di samping kiri & kanan, drum film sudah longgar. Cabut drum perlahan-lahan (jangan sampai cacat ) dengan mencongkel salah satu sisi cartridge yang longgar ( jangan sampai patah ).
Setelah drum film dilepas dari cartridge akan terlihat deploping/magnet rol yg berwarna hitam ( tempat toner ), Lalu putar gear cartridge ( hati-hati jangan salah arah. jika salah toner akan keluar dari magnet rollnya. apabila itu sempat terjadi maka putarlah gear tadi ke arah yang berlawanan )
Bila putaran gear sudah betul, masukan toner sedikit demi sedikit sambil memutar gearnya. Memang agak sedikit repot dan kotor, tetapi cara inilah yang saya anggap sangat memuaskan. Untuk memasukan toner ke magnet roll gunakan kertas sebagai sendoknya. Biasanya 1 cartridge bisa di isi lebih kurang 200 gr maksimal
Setelah selesai di isi jangan langsung di pasang dulu drumnya, bersihkan dahulu karet / blit pembersih drum film. Letaknya dibagian atas magnet roll. setelah itu beri sedikit bedak bayi di sekitar karet /blit agar tidak kesat. apabila karet/blit kesat dapat merusak drum film.
Sesudah karet/blit di bersihkan, pasang kembali drum filmnya dengan hati-hati. Oke dehh….
Selamat mencoba. Mohon Kritik dan Sarannya !
Sebagai tambahan :
Ciri-ciri Drum rusak :
Tulisan menjadi blur, bisa semuanya bisa sebagian atau tulisan tidak ngblok tidak jelas.
Bisa juga bergaris umumnya bergaris vertikal atau horizontal
Ciri-ciri karet blit/karet pembersih Rusak :
Hasil Print dikertas akan nampak bergaris lurus horizontal.
Untuk lebih pastinya buka Drumnya lalu raba karet blitnya jika ada yg terasa kasar, itu bearti karet blitnya sudah ada yg luka / rusak
Periksa Kondisi Hard Disk Komputer Anda
Periksa Kondisi Hard Disk Komputer Anda
Kategori Hardware, Software | 6,406 views | 42 Comments
Salah satu penyebab komputer sering “Hang” adalah hardisk yang sudah aus sehingga ada bagian yang tidak bisa di akses ( bad sector). Biasanya ini bisa terjadi jika komputer sering dimatikan tanpa shutdown atau listrik yang tiba-tiba sering mati (tanpa UPS). Selain itu mungkin juga karena memang umur hardisk yang memang sudah tua.
Jika ada bagian hardisk yang terkena bad sector, maka akan berimbas ke kinerja komputer, entah itu menjadi lambat sampai sering hang ketika menjalankan program tertentu. Selain itu juga data yang [pernah] tersimpan akan rentan mengalami kerusakan. Jika seperti itu, bagaimana cara memeriksa kondisi hardisk di komputer ?
Ada berbagai cara untuk memeriksa kondisi hardisk, jika dengan bawaan windows bisa menggunakan fasilitas scandisk, tetapi mulai windows XP untuk melakukan scandisk ini harus restart dulu. Cara lebih mudah dengan menggunakan software yang gratis. selain lebih mudah, tampilannya juga lebih baik dan informatif. Dua contoh software ini adalah HD Tune dan HDDScan
Kelebihan lain 2 softwre itu adalah bersifat portable, sehingga bisa kita bawa kemana-mana melalui flasdisk dan tidak perlu install untuk menjalankannya.
1. HDD Tune, Hard Disk Utility
Di Aplikasi ini ada 4 fasilitas utama ( dalam 4 tab), yaitu Benchmark, Info, Health dan Error Scan. Benchmark untuk mengetahui seberapa cepat akses baca tulis dan waktu akses hardisk. Info memberikan informasi tentang drive dan fasilitas yang di support hardisk serta detail informasi tentang Firmware Hard Disk.
Health akan memberikan kondisi atau status “kesehatan” hardisk. Error Scan untuk memeriksa apakah ada yang rusak dengan Hardisk tersebut. Fasilitas Error scan ini yang kita manfaatkan untuk memeriksa kondisi hardisk. Agar hasilnya akurat maka jangan memeriksa dengan Quick Scan, hilangkan tanda cek di menu Quick Scan.
Jika ada blok yang berwarna merah, itu bagian hardisk yang rusak/error, dan biasanya di sebut dengan bad sector. Jika diakses bagian itu sering menyebabkan komputer hang. Selain informasi tersebut HD Tune juga memberikan informasi suhu /temperatur Hard Disk.
Download http://www.hdtune.com/
2. HDDScan
Aplikasi kedua ini lebih mengkhususkan diri untuk memeriksa kondisi hardisk ( low level HDD Scan), sehingga informasi scan lebih detail, yaitu dengan menampilkan waktu akses masing-masing blok (bagian) di hardisk. Informasi baca tulis juga di sertakan. HDDScan men-support IDE/SATA/SCSI hard disk drives, RAID arrays, external USB/Firewire hard disks dan juga Flash cards. Berikut contoh tampilan scan dengan HDDScan ( versi 2.8).
Hardisk yang masih baik seharusnya blok yang berwarna hijau sangat sedikit atau tidak ada demikian juga blok yang berwarna orange atau merah. Jika ada blok yang berwarna merah, maka kedepannya bisa menjadi bad sector (warna biru tua). Sedangkan blok yang berwarna biru tua (bad blok) menunjukkan bad sector (tidak bisa diakses), sehingga harusnya tidak ada.
Sebenarnya versi terbaru HDDScan adalah 3.1, tetapi dengan tambahan skin malah menyebabkan agak lambat dan pengoperasiannya masih mudah versi 2.8. Meskipun di versi baru ada tambahan fasilitas sensor suhu dan perbaikan bugs lainnya.
Informasi tambahan : pastikan ketika melakukan scan hardisk, tidak sambil menjalankan aplikasi lain ( by ebsoft)
HDDScan bisa di dapatkan (Download) disini : HDDScan
Kategori Hardware, Software | 6,406 views | 42 Comments
Salah satu penyebab komputer sering “Hang” adalah hardisk yang sudah aus sehingga ada bagian yang tidak bisa di akses ( bad sector). Biasanya ini bisa terjadi jika komputer sering dimatikan tanpa shutdown atau listrik yang tiba-tiba sering mati (tanpa UPS). Selain itu mungkin juga karena memang umur hardisk yang memang sudah tua.
Jika ada bagian hardisk yang terkena bad sector, maka akan berimbas ke kinerja komputer, entah itu menjadi lambat sampai sering hang ketika menjalankan program tertentu. Selain itu juga data yang [pernah] tersimpan akan rentan mengalami kerusakan. Jika seperti itu, bagaimana cara memeriksa kondisi hardisk di komputer ?
Ada berbagai cara untuk memeriksa kondisi hardisk, jika dengan bawaan windows bisa menggunakan fasilitas scandisk, tetapi mulai windows XP untuk melakukan scandisk ini harus restart dulu. Cara lebih mudah dengan menggunakan software yang gratis. selain lebih mudah, tampilannya juga lebih baik dan informatif. Dua contoh software ini adalah HD Tune dan HDDScan
Kelebihan lain 2 softwre itu adalah bersifat portable, sehingga bisa kita bawa kemana-mana melalui flasdisk dan tidak perlu install untuk menjalankannya.
1. HDD Tune, Hard Disk Utility
Di Aplikasi ini ada 4 fasilitas utama ( dalam 4 tab), yaitu Benchmark, Info, Health dan Error Scan. Benchmark untuk mengetahui seberapa cepat akses baca tulis dan waktu akses hardisk. Info memberikan informasi tentang drive dan fasilitas yang di support hardisk serta detail informasi tentang Firmware Hard Disk.
Health akan memberikan kondisi atau status “kesehatan” hardisk. Error Scan untuk memeriksa apakah ada yang rusak dengan Hardisk tersebut. Fasilitas Error scan ini yang kita manfaatkan untuk memeriksa kondisi hardisk. Agar hasilnya akurat maka jangan memeriksa dengan Quick Scan, hilangkan tanda cek di menu Quick Scan.
Jika ada blok yang berwarna merah, itu bagian hardisk yang rusak/error, dan biasanya di sebut dengan bad sector. Jika diakses bagian itu sering menyebabkan komputer hang. Selain informasi tersebut HD Tune juga memberikan informasi suhu /temperatur Hard Disk.
Download http://www.hdtune.com/
2. HDDScan
Aplikasi kedua ini lebih mengkhususkan diri untuk memeriksa kondisi hardisk ( low level HDD Scan), sehingga informasi scan lebih detail, yaitu dengan menampilkan waktu akses masing-masing blok (bagian) di hardisk. Informasi baca tulis juga di sertakan. HDDScan men-support IDE/SATA/SCSI hard disk drives, RAID arrays, external USB/Firewire hard disks dan juga Flash cards. Berikut contoh tampilan scan dengan HDDScan ( versi 2.8).
Hardisk yang masih baik seharusnya blok yang berwarna hijau sangat sedikit atau tidak ada demikian juga blok yang berwarna orange atau merah. Jika ada blok yang berwarna merah, maka kedepannya bisa menjadi bad sector (warna biru tua). Sedangkan blok yang berwarna biru tua (bad blok) menunjukkan bad sector (tidak bisa diakses), sehingga harusnya tidak ada.
Sebenarnya versi terbaru HDDScan adalah 3.1, tetapi dengan tambahan skin malah menyebabkan agak lambat dan pengoperasiannya masih mudah versi 2.8. Meskipun di versi baru ada tambahan fasilitas sensor suhu dan perbaikan bugs lainnya.
Informasi tambahan : pastikan ketika melakukan scan hardisk, tidak sambil menjalankan aplikasi lain ( by ebsoft)
HDDScan bisa di dapatkan (Download) disini : HDDScan
Mencegah virus menular melalui Flashdisk
Mencegah virus menular melalui Flashdisk
Kategori Tips & Tricks, Virus | 20,405 views | 76 Comments
Dengan penggunaan flashdisk yang sudah umum dimana-mana, menjadi salah satu sebab menjamurnya virus, terutama virus lokal. Ini terlihat sejak masa jayanya virus brontok. Sampai saat ini, saya sering sekali melihat hampir setiap komputer/laptop teman-teman di perkantoran terkena virus, yang terkadang mereka tidak menyadari. Selain Antivirus yang seharusnya senantiasa diupdate minimal seminggu sekali, sebenarnya ada tips yang sangat bermanfaat untuk mencegah menularnya virus dari media seperti flashdisk tanpa kita sadari. Berikut langkah-langkahnya :
1. Buka Registry Editor, dengan cara klik Start Menu > Run dan ketik regedit dan klik OK
2. Cari Lokasi :
KEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
3. Buat key baru ( Klik kanan > New > DWORD Value ) beri nama : NoDriveAutoRun
4. Double klik untuk mengisi nilai ( data ). Pilih Base : Decimal dan isikan Value data dengan nilai 67108863
5. Jika diperlukan, dapat juga menambahkan nilai yang sama di
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
6. Restart Komputer
Dengan penambahan setting ini, maka ketika kita memasang flashdisk, windows tidak akan otomatis menjalankan program autorun yang ada di flashdisk. Untuk lebih jelasnya, artikel ini dapat dicari/dibaca di tutorial Windows Registry Guides. Download.
Settings:
User Key: [HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer]
System Key: [HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer]
Name: NoDriveAutoRun
Type: REG_DWORD (DWORD Value)
Value: 32-bit bitmask
Kategori Tips & Tricks, Virus | 20,405 views | 76 Comments
Dengan penggunaan flashdisk yang sudah umum dimana-mana, menjadi salah satu sebab menjamurnya virus, terutama virus lokal. Ini terlihat sejak masa jayanya virus brontok. Sampai saat ini, saya sering sekali melihat hampir setiap komputer/laptop teman-teman di perkantoran terkena virus, yang terkadang mereka tidak menyadari. Selain Antivirus yang seharusnya senantiasa diupdate minimal seminggu sekali, sebenarnya ada tips yang sangat bermanfaat untuk mencegah menularnya virus dari media seperti flashdisk tanpa kita sadari. Berikut langkah-langkahnya :
1. Buka Registry Editor, dengan cara klik Start Menu > Run dan ketik regedit dan klik OK
2. Cari Lokasi :
KEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
3. Buat key baru ( Klik kanan > New > DWORD Value ) beri nama : NoDriveAutoRun
4. Double klik untuk mengisi nilai ( data ). Pilih Base : Decimal dan isikan Value data dengan nilai 67108863
5. Jika diperlukan, dapat juga menambahkan nilai yang sama di
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
6. Restart Komputer
Dengan penambahan setting ini, maka ketika kita memasang flashdisk, windows tidak akan otomatis menjalankan program autorun yang ada di flashdisk. Untuk lebih jelasnya, artikel ini dapat dicari/dibaca di tutorial Windows Registry Guides. Download.
Settings:
User Key: [HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer]
System Key: [HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer]
Name: NoDriveAutoRun
Type: REG_DWORD (DWORD Value)
Value: 32-bit bitmask
Memperbaiki Hard disk yang terkena Bad Sector
Memperbaiki Hard disk yang terkena Bad Sector
Kategori Hardware | 4,982 views | 36 Comments
Melanjutkan artikel sebelumnya “Periksa Kondisi Hard Disk Komputer Anda”, artikel ini akan membahas tentang bagaimana memperbaiki jika hard disk terkena bad sector. Jika belum mengerti apa itu bad sector dan bagaimana memeriksa kondisi hardisk, maka silahkan membaca artikel tersebut.
Bad Sector di hardisk secara umum ada 2 macam, yaitu mekanik/fisik dan software. Bad sector mekanik, yaitu seperti permukaan lempeng penyimpan data hardisk rusak secara fisik misal karena tergores, terkena debu, terkena benturan keras dan sebagainya. Sedangkan bad sector software bisa terjadi ketika hardisk sedang sibuk tiba-tiba mati, arus putus dan sebagainya.
Untuk Bad Sector yang berupa kerusakan fisik (mekanik), maka itu diluar pembahasan ini, karena hal itu biasanya tidak bisa (sangat sulit) diperbaiki. Jika masih ada garansi maka sebaiknya ditukarkan yang baru. Tetapi jika bad sector yang berupa software, maka kemungkinan masih bisa diperbaiki. Jadi pembahasan disini hanya berfokus bad sector secara software.
Bagaimana memperbaiki Bad Sector ?
!!.. Informasi Penting.. !!
Jika hardisk sudah terdeteksi terkena bad sector, maka langkah pertama adalah menyelamatkan data-data penting yang ada, baik di simpan di hardisk lain, di copy ke CD atau lainnya. Dan sebelum mengikuti langkah-langkah dibawah pastikan data-data penting sudah di backup.
Langkah Awal : Coba format drive atau hardisk yang terdapat bad sector dengan format biasa, misalnya melalui klik kanan di Windows Explorer dan pilih format. Terkadang hal ini bisa menghilangkan bad sector.
Jika langlah awal tersebut tidak berhasil maka bisa dicoba beberapa cara dengan beberapa software gratis berikut:
1. Easeus Partition Manager
Software gratis ini selain bermanfaat untuk membuat / mengedit partisi hardisk ( tampilan mirip Partition Magic), juga bisa digunakan untuk menghilangkan bad sector. Langkah-langkahnya sebagai berikut :
1. Jalankan Program Easeus partition Manager
2. Pilih drive yang kira-kira ada bad sectornya ( untuk memastikan ada bad sectornya bisa juga di scan melalui easeus ini denganklik kanan drive Pilih menu Advanced > Check Partition )
3. Klik kanan, dan pilih Delete
4. Ketika muncul informasi, maka pilih “Delete Partition and Delete Data”
5. Kalau sudah selesai, klik menu Apply
6. Tunggu sampai selesai.
Perlu diperhatikan, bahwa langkah ini hanya bisa dilakukan untuk drive selain windows. Dan pastikan datanya selalu diamankan /backup terlebih dahulu.
Easeus partition Manager bisa di download / didapatkan dari link berikut ( 7.93 MB) :
http://www.partition-tool.com/download.htm ( pastikan download yang Home Edition (gratis))
2. HDD Low Level Format Tools
Dengan software ini, maka hardisk bisa di format secara mendalam ( di istilahkan low level format). Perlu diperhatikan bahwa dengan low level format, maka semua data di hardisk akan hilang, dan tidak bisa di kembalikan/di recovery lagi. Tetapi cara ini biasanya akan lebih efektif menghilangkan bad sector.
Karena hardisk akan di format seluruhnya, maka hardisk yang akan di proses harus di format di komputer lain ( di lepas dan dipasang komputer lain). Atau jika ada 2 hardisk di komputer, maka hardisk yang tidak berisi windows bisa di format. Berikut langkahnya :
1. Jalankan HDD Low Level Format tools
2. Pilih Hardisk yang akan di format. Tentu yang tidak berisi sistem operasi windows. Selanjutnya klik Continue
3. Pilih tab “LOW-LEVEL-FORMAT”, dan silahkan dibaca peringatan yang tampil
4. Jika sudah yakin, maka klik “FORMAT THIS DEVICE”, dan tunggu sampai proses selesai.
Selain untuk hardisk (SATA< IDE atau SCSI), bisa juga untuk memformat Flashdisk, Flash card dan sejenisnya. HDD LOw level format bisa didapatkan/download dari link berikut :
HDD Low Level Format Tool langsung download versi DISINI (497 KB)
3. Menggunakan Software bawaan dari vendor hardisk.
Biasanya vendor seperti Seagate dan Western Digital, juga menyediakan software untuk menganalisa atau memperbaiki hardisk. Untuk hardisk seagate, maka bisa download tools seperti Seatools for Windows atau DOS. sedangkan untuk Western Digital bisa download tools “Wertern Digital lifeguard Diagnostics”.
Misalnya untuk Western digital, menyertakan fasilitas “WRITE ZEROS” untuk memperbaiki error seperti bad sector. Untuk Seagate, begitu di install, maka di bagian Help sudah dijelaskan cukup detail tentang manfaat dan penggunaannya.
Download Seatools (Seagate)
http://www.seagate.com/www/en-us/support/downloads/seatools
Western Digital
http://support.wdc.com/product/download.asp
http://www.softpedia.com/get/System/Hard-Disk-Utils/Western-Digital-DLG-Diagnostics.shtml
Kategori Hardware | 4,982 views | 36 Comments
Melanjutkan artikel sebelumnya “Periksa Kondisi Hard Disk Komputer Anda”, artikel ini akan membahas tentang bagaimana memperbaiki jika hard disk terkena bad sector. Jika belum mengerti apa itu bad sector dan bagaimana memeriksa kondisi hardisk, maka silahkan membaca artikel tersebut.
Bad Sector di hardisk secara umum ada 2 macam, yaitu mekanik/fisik dan software. Bad sector mekanik, yaitu seperti permukaan lempeng penyimpan data hardisk rusak secara fisik misal karena tergores, terkena debu, terkena benturan keras dan sebagainya. Sedangkan bad sector software bisa terjadi ketika hardisk sedang sibuk tiba-tiba mati, arus putus dan sebagainya.
Untuk Bad Sector yang berupa kerusakan fisik (mekanik), maka itu diluar pembahasan ini, karena hal itu biasanya tidak bisa (sangat sulit) diperbaiki. Jika masih ada garansi maka sebaiknya ditukarkan yang baru. Tetapi jika bad sector yang berupa software, maka kemungkinan masih bisa diperbaiki. Jadi pembahasan disini hanya berfokus bad sector secara software.
Bagaimana memperbaiki Bad Sector ?
!!.. Informasi Penting.. !!
Jika hardisk sudah terdeteksi terkena bad sector, maka langkah pertama adalah menyelamatkan data-data penting yang ada, baik di simpan di hardisk lain, di copy ke CD atau lainnya. Dan sebelum mengikuti langkah-langkah dibawah pastikan data-data penting sudah di backup.
Langkah Awal : Coba format drive atau hardisk yang terdapat bad sector dengan format biasa, misalnya melalui klik kanan di Windows Explorer dan pilih format. Terkadang hal ini bisa menghilangkan bad sector.
Jika langlah awal tersebut tidak berhasil maka bisa dicoba beberapa cara dengan beberapa software gratis berikut:
1. Easeus Partition Manager
Software gratis ini selain bermanfaat untuk membuat / mengedit partisi hardisk ( tampilan mirip Partition Magic), juga bisa digunakan untuk menghilangkan bad sector. Langkah-langkahnya sebagai berikut :
1. Jalankan Program Easeus partition Manager
2. Pilih drive yang kira-kira ada bad sectornya ( untuk memastikan ada bad sectornya bisa juga di scan melalui easeus ini denganklik kanan drive Pilih menu Advanced > Check Partition )
3. Klik kanan, dan pilih Delete
4. Ketika muncul informasi, maka pilih “Delete Partition and Delete Data”
5. Kalau sudah selesai, klik menu Apply
6. Tunggu sampai selesai.
Perlu diperhatikan, bahwa langkah ini hanya bisa dilakukan untuk drive selain windows. Dan pastikan datanya selalu diamankan /backup terlebih dahulu.
Easeus partition Manager bisa di download / didapatkan dari link berikut ( 7.93 MB) :
http://www.partition-tool.com/download.htm ( pastikan download yang Home Edition (gratis))
2. HDD Low Level Format Tools
Dengan software ini, maka hardisk bisa di format secara mendalam ( di istilahkan low level format). Perlu diperhatikan bahwa dengan low level format, maka semua data di hardisk akan hilang, dan tidak bisa di kembalikan/di recovery lagi. Tetapi cara ini biasanya akan lebih efektif menghilangkan bad sector.
Karena hardisk akan di format seluruhnya, maka hardisk yang akan di proses harus di format di komputer lain ( di lepas dan dipasang komputer lain). Atau jika ada 2 hardisk di komputer, maka hardisk yang tidak berisi windows bisa di format. Berikut langkahnya :
1. Jalankan HDD Low Level Format tools
2. Pilih Hardisk yang akan di format. Tentu yang tidak berisi sistem operasi windows. Selanjutnya klik Continue
3. Pilih tab “LOW-LEVEL-FORMAT”, dan silahkan dibaca peringatan yang tampil
4. Jika sudah yakin, maka klik “FORMAT THIS DEVICE”, dan tunggu sampai proses selesai.
Selain untuk hardisk (SATA< IDE atau SCSI), bisa juga untuk memformat Flashdisk, Flash card dan sejenisnya. HDD LOw level format bisa didapatkan/download dari link berikut :
HDD Low Level Format Tool langsung download versi DISINI (497 KB)
3. Menggunakan Software bawaan dari vendor hardisk.
Biasanya vendor seperti Seagate dan Western Digital, juga menyediakan software untuk menganalisa atau memperbaiki hardisk. Untuk hardisk seagate, maka bisa download tools seperti Seatools for Windows atau DOS. sedangkan untuk Western Digital bisa download tools “Wertern Digital lifeguard Diagnostics”.
Misalnya untuk Western digital, menyertakan fasilitas “WRITE ZEROS” untuk memperbaiki error seperti bad sector. Untuk Seagate, begitu di install, maka di bagian Help sudah dijelaskan cukup detail tentang manfaat dan penggunaannya.
Download Seatools (Seagate)
http://www.seagate.com/www/en-us/support/downloads/seatools
Western Digital
http://support.wdc.com/product/download.asp
http://www.softpedia.com/get/System/Hard-Disk-Utils/Western-Digital-DLG-Diagnostics.shtml
Karakteristik dan Tips menjaga Flashdisk lebih awet
Karakteristik dan Tips menjaga Flashdisk lebih awet
Kategori Hardware, Tips & Tricks | 5,985 views | 39 Comments
Tidak dipungkiri bahwa flashdisk saat ini menjadi media yang paling sering digunakan menyimpan data yang mudah di bawa kemana-mana. Tetapi sedikit yang memperhatikan masalah pnggunaan flashdisk ini. Mungkin karena kapasitasnya ber-Giga-giga, maka semua data dimasukkan, dan setiap saat dipasang di komputer ibarat hardisk mini. Bahkan ada yang isinya tidak hanya ratusan data, tetapi ribuan data.
Sedikit orang yang tahu bahwa flashdisk mempunyai umur, ibarat lampu TL yang mempunyai umur (misalnya tahan sampai 5000 jam). Begitu pula Flashdisk. Tapi apa ukuran umur flashdisk? Bagaimana menggunakan flashdisk agar lebih awet / tahan lama? hal-hal penting apa yang perlu diketahui tentang flashdisk ?
Beberapa hal yang menjadi Karakteristik Flashdisk
Beberapa hal yang mungkin perlu diketahui tentang flashdisk (murni USB Flash disk, bukan MP3/MP4) :
• USB Flash Disk hanya bisa aktif jika ada arus listrik yang bisa diperoleh melalui port USB.
• Beberapa Flash Disk memerlukan arus atau daya listrik yang lebih besar dibanding lainnya, sehingga kadang harus ditancapkan langsung di port motherboard ( tanpa kabel sambungan dan bukan port di depan) agar bisa terdeteksi.
• Flash Disk tidak bisa terbaca jika kabel yang digunakan terlalu panjang, karena biasanya arusnya kurang kuat.
• Flash Disk memiliki umur/masa pakai, misalnya 100.000 baca/tulis atau ketahanan sampai 10 tahun.
• Kecepatan akses membaca lebih cepat daripada menulis di flashdisk. Misalnya membaca 16 MB/s sedangkan menulis 4 MB/s (satu dan lainnya berbeda-beda)
• File sistem yang biasa digunakan adalah FAT atau FAT32, karena bisa diakses hampir dimanapun yang mensupport USB port. Meski bisa diformat sesuai dengan tipe sistem operasi, seperti NTFS.
• Defragment file di flashdisk tidak diperlukan dan tidak berpengaruh ke kecepatan akses, karena flashdisk menggunakan Memory tipe Random Akses.
Bagaimana mengamankan data didalamnya ?
Satu-satunya jalan sepertinya dengan meng-enkripsi data yang ada di flash disk. Meskipun saat ini ketika membeli flash disk disertakan software yang bisa mengunci (lock), tetapi tetap bisa dibuka dikomputer yang tidak ada software tersebut. USB Flash disk kemungkinan tidak rusak meski terkena air atau bahkan terendam, asal sebelum dipakai dikeringkan terlebih dahulu.
Tips Menggunakan Flashdisk agar lebih awet
• Jangan menyimpan file-file yang sangat banyak kedalam flashdisk, jika memungkinkan lebih baik di zip. Karena semakin banyak menyimpan file maka proses menulis flashdisk juga akan lebih banyak, sehingga umurnya juga cepat berkurang.
• Jika tidak begitu penting, hindari mengedit langsung dari flashdisk. Alternatifnya copy data di komputer, kemudian di edit dan setelah selesai baru kembali di copy ke Flashdisk.
• Jika tidak dipakai/digunakan, lepas Flashdisk dari komputer.
• Usahakan selalu melepas Flashdisk dari komputer melalui “Safety Remove Hardware” dan hindari langsung melepas ketika sedah dalam proses membaca/menulis, karena bisa saja rusak akibat arus listrik.
Flashdisk satu dengan lainnya mempunyai umur dan kecepatan yang berbeda-beda. Satu lagi tips ketika membeli flashdisk, jangan hanya melihat harganya, tetapi juga garansinya, jika lebih mahal sedikit tetapi garansi lebih lama, maka pilih yang garansinya lebih lama. Semoga bermanfaat (http://ebsoft.web.id)
Kategori Hardware, Tips & Tricks | 5,985 views | 39 Comments
Tidak dipungkiri bahwa flashdisk saat ini menjadi media yang paling sering digunakan menyimpan data yang mudah di bawa kemana-mana. Tetapi sedikit yang memperhatikan masalah pnggunaan flashdisk ini. Mungkin karena kapasitasnya ber-Giga-giga, maka semua data dimasukkan, dan setiap saat dipasang di komputer ibarat hardisk mini. Bahkan ada yang isinya tidak hanya ratusan data, tetapi ribuan data.
Sedikit orang yang tahu bahwa flashdisk mempunyai umur, ibarat lampu TL yang mempunyai umur (misalnya tahan sampai 5000 jam). Begitu pula Flashdisk. Tapi apa ukuran umur flashdisk? Bagaimana menggunakan flashdisk agar lebih awet / tahan lama? hal-hal penting apa yang perlu diketahui tentang flashdisk ?
Beberapa hal yang menjadi Karakteristik Flashdisk
Beberapa hal yang mungkin perlu diketahui tentang flashdisk (murni USB Flash disk, bukan MP3/MP4) :
• USB Flash Disk hanya bisa aktif jika ada arus listrik yang bisa diperoleh melalui port USB.
• Beberapa Flash Disk memerlukan arus atau daya listrik yang lebih besar dibanding lainnya, sehingga kadang harus ditancapkan langsung di port motherboard ( tanpa kabel sambungan dan bukan port di depan) agar bisa terdeteksi.
• Flash Disk tidak bisa terbaca jika kabel yang digunakan terlalu panjang, karena biasanya arusnya kurang kuat.
• Flash Disk memiliki umur/masa pakai, misalnya 100.000 baca/tulis atau ketahanan sampai 10 tahun.
• Kecepatan akses membaca lebih cepat daripada menulis di flashdisk. Misalnya membaca 16 MB/s sedangkan menulis 4 MB/s (satu dan lainnya berbeda-beda)
• File sistem yang biasa digunakan adalah FAT atau FAT32, karena bisa diakses hampir dimanapun yang mensupport USB port. Meski bisa diformat sesuai dengan tipe sistem operasi, seperti NTFS.
• Defragment file di flashdisk tidak diperlukan dan tidak berpengaruh ke kecepatan akses, karena flashdisk menggunakan Memory tipe Random Akses.
Bagaimana mengamankan data didalamnya ?
Satu-satunya jalan sepertinya dengan meng-enkripsi data yang ada di flash disk. Meskipun saat ini ketika membeli flash disk disertakan software yang bisa mengunci (lock), tetapi tetap bisa dibuka dikomputer yang tidak ada software tersebut. USB Flash disk kemungkinan tidak rusak meski terkena air atau bahkan terendam, asal sebelum dipakai dikeringkan terlebih dahulu.
Tips Menggunakan Flashdisk agar lebih awet
• Jangan menyimpan file-file yang sangat banyak kedalam flashdisk, jika memungkinkan lebih baik di zip. Karena semakin banyak menyimpan file maka proses menulis flashdisk juga akan lebih banyak, sehingga umurnya juga cepat berkurang.
• Jika tidak begitu penting, hindari mengedit langsung dari flashdisk. Alternatifnya copy data di komputer, kemudian di edit dan setelah selesai baru kembali di copy ke Flashdisk.
• Jika tidak dipakai/digunakan, lepas Flashdisk dari komputer.
• Usahakan selalu melepas Flashdisk dari komputer melalui “Safety Remove Hardware” dan hindari langsung melepas ketika sedah dalam proses membaca/menulis, karena bisa saja rusak akibat arus listrik.
Flashdisk satu dengan lainnya mempunyai umur dan kecepatan yang berbeda-beda. Satu lagi tips ketika membeli flashdisk, jangan hanya melihat harganya, tetapi juga garansinya, jika lebih mahal sedikit tetapi garansi lebih lama, maka pilih yang garansinya lebih lama. Semoga bermanfaat (http://ebsoft.web.id)
Files dan Folder disembunyikan Virus ?
Files dan Folder disembunyikan Virus ?
Beberapa waktu yang lalu saya diminta teman untuk memeriksa flasdisk yang katanya datanya hilang. Setiap membuka setiap folder maka ia akan kembali ke folder tersebut atau membuka folder lainnya, dan foldernya selalu kosong. Setelah saya scan di komputer dengan AVG Free Edition + update terbaru, akhirnya ditemukan banyak sekali virusnya, dan ternyata virus-virus itu ( seperti kebiasaan virus lokal saat ini ) menduplikasi dirinya dengan icon dan nama folder yang bersangkutan, sehingga ketika membuka folder sebenarnya menjalankan virusnya. Sedangkan folder aslinya di sembunyikan ( hidden ).
Untuk menampilkan folder yang disembunyikan, tidak cukup melalui Folder Options > View > Show hidden files and folders, tetapi harus menghilangkan check di "Hide protected operating system files (Recommended)" dan terkadang menu ini dihilangkan oleh virus, sehingga kita tidak bisa merubahnya.
Setelah folder ditampilkan, icon akan tampak samar-samar yang menunjukkan file/folder di-hidden jika di klik kanan > Properties, maka opsi Hidden tidak akan bisa dirubah ( karena hidden system ). Untuk menampilkannya lagi bisa dilakukan dengan langkah berikut :
1. Buka Command Prompt ( All Programs > Accessories > Command Prompt )
2. Cari dimana folder yang di sembunyikan
3. Ketik perintah ATTRIB *.* -S -H -R /S /D
4. Untuk mengetahui keterangan mengenai perintah itu ketik ATTRIB /?
Update 01 Agustus 2008
Setelah membuka window Command Prompt, biasanya akan tampil seperti berikut :
C:\Documents and Settings\nama_user
Kemudian ketik saja sebagai berikut
CD..
dan tekan enter. Ulangi lagi sampai tampil drive-nya saja, misalnya
C:\>
Selanjutnya, dicari dimana file/folder tersebut disembunyikan. Jika di drive E:, maka ketik saja perintah berikut :
C:\>E: kemudian tekan enter, sehingga akan tampil E:\>
Setelah itu ketik perintah seperti diatas ATTRIB *.* -S -H -R /S /D , yang berarti semua file dan folder di drive E: yang disembunyikan akan ditampilkan. Jika hanya folder tertentu, misalnya di folder D:\Data\Skripsi. Maka langkahnya sebagai berikut :
1. Ubah lokasi Command prompt ke drive D, dengan mengetikkan perintah D:
2. Untuk menuju lokasi D:\Data\Skripsi, maka ketikkan perintah sebagai berikut :
CD Data\Skripsi
3. Kemudian baru ditulis perintah ATTRIB *.* -S -H -R /S /D
Semoga bermanfaat (http://ebsoft.web.id)
Beberapa waktu yang lalu saya diminta teman untuk memeriksa flasdisk yang katanya datanya hilang. Setiap membuka setiap folder maka ia akan kembali ke folder tersebut atau membuka folder lainnya, dan foldernya selalu kosong. Setelah saya scan di komputer dengan AVG Free Edition + update terbaru, akhirnya ditemukan banyak sekali virusnya, dan ternyata virus-virus itu ( seperti kebiasaan virus lokal saat ini ) menduplikasi dirinya dengan icon dan nama folder yang bersangkutan, sehingga ketika membuka folder sebenarnya menjalankan virusnya. Sedangkan folder aslinya di sembunyikan ( hidden ).
Untuk menampilkan folder yang disembunyikan, tidak cukup melalui Folder Options > View > Show hidden files and folders, tetapi harus menghilangkan check di "Hide protected operating system files (Recommended)" dan terkadang menu ini dihilangkan oleh virus, sehingga kita tidak bisa merubahnya.
Setelah folder ditampilkan, icon akan tampak samar-samar yang menunjukkan file/folder di-hidden jika di klik kanan > Properties, maka opsi Hidden tidak akan bisa dirubah ( karena hidden system ). Untuk menampilkannya lagi bisa dilakukan dengan langkah berikut :
1. Buka Command Prompt ( All Programs > Accessories > Command Prompt )
2. Cari dimana folder yang di sembunyikan
3. Ketik perintah ATTRIB *.* -S -H -R /S /D
4. Untuk mengetahui keterangan mengenai perintah itu ketik ATTRIB /?
Update 01 Agustus 2008
Setelah membuka window Command Prompt, biasanya akan tampil seperti berikut :
C:\Documents and Settings\nama_user
Kemudian ketik saja sebagai berikut
CD..
dan tekan enter. Ulangi lagi sampai tampil drive-nya saja, misalnya
C:\>
Selanjutnya, dicari dimana file/folder tersebut disembunyikan. Jika di drive E:, maka ketik saja perintah berikut :
C:\>E: kemudian tekan enter, sehingga akan tampil E:\>
Setelah itu ketik perintah seperti diatas ATTRIB *.* -S -H -R /S /D , yang berarti semua file dan folder di drive E: yang disembunyikan akan ditampilkan. Jika hanya folder tertentu, misalnya di folder D:\Data\Skripsi. Maka langkahnya sebagai berikut :
1. Ubah lokasi Command prompt ke drive D, dengan mengetikkan perintah D:
2. Untuk menuju lokasi D:\Data\Skripsi, maka ketikkan perintah sebagai berikut :
CD Data\Skripsi
3. Kemudian baru ditulis perintah ATTRIB *.* -S -H -R /S /D
Semoga bermanfaat (http://ebsoft.web.id)
Langganan:
Postingan (Atom)
